blog ini adalah blog coretan-coretan pena sang perindu surga, sebagai media dakwah dan sastra
Minggu, 24 Mei 2015
Seorang Pemimpin
Seorang yang mampu merubah masyarakat lebih unggul daripada pemimpin yang tinggi drajatnya tapi tidak membawa perubahan yang lebih baik ( Ahmad Faozi)
Peluang
Peluang tidak selalu diperoleh bagi siapa yang lebih unggul, tetapi peluang sering diperoleh bagi siapa yang lebih cepat mengambil peluang itu (Ahmad Faozi)
Soal Cinta
Cinta Bukanlah soal Banyaknya Memberi, tetapi bagaimana mampu menjaga komitmen yang telah disepakati (Ahmad Faozi)
Kamis, 05 Maret 2015
Cinta dan Kasih
Biarlah Kisah ini bergulir dengan waktu
biarlah angin mengusik kabar-kabar semu itu
bukankan waktu takan pernah peduli
ia berlari abay.
waktu itu aku belum bisa mengenalmu
akupun belum tau warna pelangi
namun kasih itu aku rasa
indah. tapi tak seaneh ini..
waktu itu aku hanya bisa menangis jika kekasihku pergi
sekarang akupun menagis
namun kadANg kau tak segera datang
malah justru karenamu
#clasback
biarlah angin mengusik kabar-kabar semu itu
bukankan waktu takan pernah peduli
ia berlari abay.
waktu itu aku belum bisa mengenalmu
akupun belum tau warna pelangi
namun kasih itu aku rasa
indah. tapi tak seaneh ini..
waktu itu aku hanya bisa menangis jika kekasihku pergi
sekarang akupun menagis
namun kadANg kau tak segera datang
malah justru karenamu
#clasback
Selasa, 11 November 2014
Ayah
-@sepecialharinayah_
Ayah..
dengarkah jeritanku
aku memamanggilmu dengan nada rindu
aku rindu sungguh ingin berjumpa
waktu lalu
ketika aku masih dalam gubug biru bersamamu
masih teringat betul cerita itu
sungguh masih terlantun dalam kalbu
ayah
dengarkan panggilan ini
bisakah kau datang menemuiku hari ini
aku rindu
tangan kosong ini..!?
pastaskah aku menghadapmu
membeli kehangatan yang pernah ada pada angan rindu
waktu itu
janji
aku berjanji
akan ku bangun menara untukmu
Ayah..
dengarkah jeritanku
aku memamanggilmu dengan nada rindu
aku rindu sungguh ingin berjumpa
waktu lalu
ketika aku masih dalam gubug biru bersamamu
masih teringat betul cerita itu
sungguh masih terlantun dalam kalbu
ayah
dengarkan panggilan ini
bisakah kau datang menemuiku hari ini
aku rindu
tangan kosong ini..!?
pastaskah aku menghadapmu
membeli kehangatan yang pernah ada pada angan rindu
waktu itu
janji
aku berjanji
akan ku bangun menara untukmu
Kamis, 06 November 2014
Sujud Syukurku
Berlalu malam mentari terbit bernyanyi
bulan melambai tangan pada fajar
kisah-kisah fatamorgana telah tersimpan dalam memori kecil sang adam
berjalan-dengan langkah yang sendu aku mengejar mimpi
melukis pelangi yang setiap kali harus meruncingkan pena
helai nafas tertunda menjadi gelombang yang beraura lega
gayuhan ini menunjuk semangat yang tak pernah tumpuk
maka akupun terus berlari
walau badai selalu menerpa langkah kaki
musim kemarapun berlalu
maka pernah terkisah musim seniyang nindah
walau kini mentar membelah tanah-tanah yang tak berdosa
maka akau bersabar dan berlari terus berlari
mengejar angan yang takan pernah abadi jauh dari gegam ini
Sujud sukurku tak terhingga
melebur semua keluh yang membawa hina
bulan melambai tangan pada fajar
kisah-kisah fatamorgana telah tersimpan dalam memori kecil sang adam
berjalan-dengan langkah yang sendu aku mengejar mimpi
melukis pelangi yang setiap kali harus meruncingkan pena
helai nafas tertunda menjadi gelombang yang beraura lega
gayuhan ini menunjuk semangat yang tak pernah tumpuk
maka akupun terus berlari
walau badai selalu menerpa langkah kaki
musim kemarapun berlalu
maka pernah terkisah musim seniyang nindah
walau kini mentar membelah tanah-tanah yang tak berdosa
maka akau bersabar dan berlari terus berlari
mengejar angan yang takan pernah abadi jauh dari gegam ini
Sujud sukurku tak terhingga
melebur semua keluh yang membawa hina
Selasa, 04 November 2014
Langganan:
Postingan (Atom)


