Rabu, 29 Agustus 2018

Puisi Syaihona Oleh: Ahmad Faozi

Dengan bahasa yang bagaimana aku berpuisi tentangmu Sedangkan aku hanya budak lantaran jasa-jasamu Tak bisa aku melantunkan pujian atas kemuliaanmu. Siapa yang bilang engkau pahlawan tanpa tanda jasa. Kegelapan yang menjadi terang. Kegelisahan yang menjadi tenang Keterpurukan menjadi tegar Tak hanya tanda tapi segala fakta dan jalan-jalan syurga Tentang kehendak baik yang Tuhan tunjuk pada manusia. Lantaran kepandaian agama yang kau ajarkan Mayyuridillahu bihi khoiron yufakkihu fiddin. Apa jadinya tanpamu aku dihadapan tuhanku. Robbana atina fiddunya hasanah... Doa sapu jagat yang manusia tak pernah paham. Kebahagiaan dan kebaikan itu ditanganmu. Al hasanata fiddunya hiyal 'ilmu wal 'ibadah. Ilmu-ilmu yang engkau siramkan.. Nasihat-nasihat yang kau tanamkan.. Adalah jalan-jalan syurga.. Yang kemudian adalah dambaan semua insan. alhasanata fil akhiroti hiyal jannah Apalagi yang bisa kuperbuat.. Kau lah nyawaku dene guru iku kang ngitik-ngitik ing nyawa_dene nyawa iku den serupake koyo suco Begitu penggalan bait yang ku tau.. Aku hapal betul nyanyianya.. guru Tanpamu aku semu Tanpamu aku sendu Terimakasih ku ucapkan Atas segala jasa-jasamu Tak terbalas hingga akhir hanyatku.

Kamis, 28 Mei 2015

Angin..

Angin..
Bawalah aku pada 22 tahun silam
Agar aku menemukan kehangatan cinta yang tiada tara

Angin bawalah aku pada 19 tahun silam 
Aku ingin dinyanyikan balonku ada alima
bukan balada cinta yang terkelabuh dusta
aku ingin digendong sambil menyanyikanya


Angin
Bawalah aku pada bangku coklat lalu
agar aku bisa bermain lepas di lapangan
agar aku tak bisu dihadapan cintaku




Minggu, 24 Mei 2015

Seorang Pemimpin


Seorang yang mampu merubah masyarakat lebih unggul daripada pemimpin yang tinggi drajatnya tapi tidak membawa perubahan yang lebih baik ( Ahmad Faozi)

Peluang

Peluang tidak selalu diperoleh bagi siapa yang lebih unggul, tetapi peluang sering diperoleh bagi siapa yang lebih cepat mengambil peluang itu (Ahmad Faozi)

Soal Cinta

Cinta Bukanlah soal Banyaknya Memberi, tetapi bagaimana mampu menjaga komitmen yang telah disepakati (Ahmad Faozi)

Kamis, 05 Maret 2015

Cinta dan Kasih

Biarlah Kisah ini bergulir dengan waktu
biarlah angin mengusik kabar-kabar semu itu
bukankan waktu takan pernah peduli
ia berlari abay.

waktu itu aku belum bisa mengenalmu
akupun belum tau warna pelangi
namun kasih itu aku rasa
indah. tapi tak seaneh ini..

waktu itu aku hanya bisa menangis jika kekasihku pergi
sekarang akupun menagis
namun kadANg kau tak segera datang
malah justru karenamu

#clasback

Selasa, 11 November 2014

Ayah

-@sepecialharinayah_

Ayah..
dengarkah jeritanku
aku memamanggilmu dengan nada rindu
aku rindu sungguh ingin berjumpa
waktu lalu
ketika aku masih dalam gubug biru bersamamu
masih teringat betul cerita itu
sungguh masih terlantun dalam kalbu
ayah
dengarkan panggilan ini
bisakah kau datang menemuiku hari ini
aku rindu
tangan kosong ini..!?
pastaskah aku menghadapmu
membeli kehangatan yang pernah ada pada angan rindu
waktu itu
janji
aku berjanji
akan ku bangun menara untukmu