Rabu, 29 Agustus 2018

Puisi Syaihona Oleh: Ahmad Faozi

Dengan bahasa yang bagaimana aku berpuisi tentangmu Sedangkan aku hanya budak lantaran jasa-jasamu Tak bisa aku melantunkan pujian atas kemuliaanmu. Siapa yang bilang engkau pahlawan tanpa tanda jasa. Kegelapan yang menjadi terang. Kegelisahan yang menjadi tenang Keterpurukan menjadi tegar Tak hanya tanda tapi segala fakta dan jalan-jalan syurga Tentang kehendak baik yang Tuhan tunjuk pada manusia. Lantaran kepandaian agama yang kau ajarkan Mayyuridillahu bihi khoiron yufakkihu fiddin. Apa jadinya tanpamu aku dihadapan tuhanku. Robbana atina fiddunya hasanah... Doa sapu jagat yang manusia tak pernah paham. Kebahagiaan dan kebaikan itu ditanganmu. Al hasanata fiddunya hiyal 'ilmu wal 'ibadah. Ilmu-ilmu yang engkau siramkan.. Nasihat-nasihat yang kau tanamkan.. Adalah jalan-jalan syurga.. Yang kemudian adalah dambaan semua insan. alhasanata fil akhiroti hiyal jannah Apalagi yang bisa kuperbuat.. Kau lah nyawaku dene guru iku kang ngitik-ngitik ing nyawa_dene nyawa iku den serupake koyo suco Begitu penggalan bait yang ku tau.. Aku hapal betul nyanyianya.. guru Tanpamu aku semu Tanpamu aku sendu Terimakasih ku ucapkan Atas segala jasa-jasamu Tak terbalas hingga akhir hanyatku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar