Ketika ku ratapi perjalanan fana
Fikirku bergejolak tanpa ujung
Membolak balik lembar sekenario Tuhan
Tanpa batas ku susuri nyanyian fikir
Akupun berdzikr
Masapun menjawab perlahan tanyaku
Di situ aku menatap wajah Tuhan
Tak mengira..
Naluriku menciut tanpa daya
Menyeru nalarku untuk tangguh
Berpacu semangat tanpa takut
Karena Tuhan bersamaku
Lebih dekat dari urat leherku
Di setiap tanya
Tuhan menjawab
Dialah pemilik segala kuasa
Hingga tak aku taj mampu menjamah sebuah rencana
Tuhanlah pemilik segala cinta
Hingga tak urai aku selalu hasrat memuja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar